Karl-Heinz Rummenigge Cerita Kesuksesan Robert Lewandowski, Manuel Neuer, Pep Guardiola dan Bayern Munich

situs judi bola terbesar

Karl-Heinz Rummenigge resmi mengakhiri kesetiaan dengan Bayern Munich pada musim panas lalu setelah 30 tahun lamanya. Rummenigge mempercayakan Oliver Kahn memegang kendali setelah tiga dekade mengambil keputusan. Menjadi pertanyaan besar bagi Situs Judi Bola Terbesar, apakah Oliver Kahn akan seperti Rummenigge yang berhasil membangun salah satu klub sepak bola dunia yang dapat dikatakan sukses?

Dari beberapa momen yang terjadi, Rummenigge adalah tempat bersejarah bagi sepak bola Jerman. Rummenigge telah membuat sang juara bertahan melalui kekuatan yang besar. Ia juga mengungkap nasib Bayern Munich berubah selama dekade terakhir saat mencoba mengejar gelar Budesliga sepuluh kali berturut-turut.

“Semuanya dimulai pada tahun 2012, saat kami berada di urutan kedua sebanyak tiga kali. Dikalahkan oleh Dortmund di Bundesliga dan skor 5-2 di final Piala DFB. Kemudian menerima kekalahan Finale Dahoam dalam Liga Champions UEFA dari Chealsea”.

Selain itu, Rummenigge menceritakan “Pada musim panas 2012, kekecewaan besar membuat kami memutuskan bahwa Bayern Munich harus baik-baik saja dan melakukan sesuatu yang tidak terduga untuk keluar dari masa krisis”

Bayern Munich melakukannya dengan memecah rekor transfer mereka sendiri dan Bundesliga untuk mengontrak Martinez dari klub Spanyol Athletic Bilbao. “Ini menjadi bukti penting bahwa Bayern Munich serius dalam melakukan hal yang tidak terduga” Ungkap Rummenigge.

Pemain seperti Xherdan Shaqiri, Dante, Claudio Pizarro dan Mario Mandzuki telah tiba sebelum penandatanganan Martinez dengan biaya rekor klub. Mereka melakukan persiapan matang demi memenangkan delapan pertandingan Bundesliga pertama mereka. Belum pernah terjadi sebelumnya, tidak ada yang bisa menghentikan Bayern saat melaju ke Bundesliga, Piala DFB, dan Treble Liga Champions.

Rummenigge lanjut bercerita “Kami sangat beruntung dengan pilihan pelatih kami, seperti Louis Van Gaal. Dia adalah pelatih kelas atas yang membawa filosofi ke klub. Dia membuat klub sepak bola kami meningkat ke level atas. Selain itu, ada Heyneckes yang mampu mengembangkan permainan Van Gaal dan membuat tim Bersatu di belakangnya. Kemudian kami memiliki ahli taktik terhebat di dunia yaitu Pep Guardiola”.

Bayern Munich tidak hanya memiliki pilihan pelatih yang tepat, mereka juga tak tertandingi dalam pemilihan pemain. “Semua pelatih yang terpilih berkontribusi penting dan membuat Bayern Munich menjadi bintang bersinar dalam klub sepak bola Jerman. Mereka semua sudah membuat kesan yang sangat baik” Ungkap Rummenigge. Jika sudah menjadi bintang, pastinya tak diragukan lagi bagi pengunjung Situs Judi Bola Terbesar  untuk mendukung Bayern melalui Slot Online Terpercaya.

Neuer hingga Lewandowski membuat Thomas Muller menjadi sorotan di usianya yang baru menginjak 18 tahun. Mereka berkesempatan untuk berlabuh di antara klub-klub terbaik di dunia dan mereka pun tidak menyesal memilih Bayern. Rummenigge mempercayai dengan mengatakan “Kami harus menginvestasikan energi yang luar biasa besar untuk mendatangkan Manuel Neuer dan Robert Lewandowski”.

Kedua pemain tersebut ingin membawa kemenangan Bayern dalam Liga Champions dan menjadi pemain terbaik dunia. Rummenigge menceritakan “Saya tidak akan pernah melupakan momen pada tahun 2020 setelah final di Lisbon, ketika dia sedang duduk dengan memegang trofi Liga Champions dan air matanya pun berlinang”.

Meyakinkan pemain seperti Neuer dan Lewandowski untuk bergabung dalam Bayern Munich hanyalah bagian pertama untuk menanamkan loyalitas mereka terhadap Bayern. Rummenigge berkata “Lihat, saat ini anda juga memenangkan Liga Champions bersama Bayern”. Lalu, dia menjawab “Ya, tapi kita sekarang harus berjuang bersama”. Momen ini adalah pencapaian terbesar bagi dirinya.

Untuk meningkatkan level Bayern, banyak hal yang dibutuhkan terutama pelatih yang tepat dan di sisi lain pemain harus memiliki mentalitas yang juga kuat. Ini merupakan faktor penting yang harus diperhatikan Bayern dalam merekrut pemain “Seorang pemain yang memutuskan untuk bergabung dengan Bayern, kami berusaha mengembangkan dan mendukungnya” Ungkap Rummenigge. Seperti halnya Franck Ribery dengan senang bertahan dan memenangkan trofi hingga menolak tawaran menjadi pemain sayap Prancis pada tahun 2008.

Selain faktor tersebut, keputusan yang kuat saat di ruang rapat pada akhirnya membantu Bayern membawa sembilan kemenangan gelar Bundesliga berturut-turut dan dua trofi Liga Champions di era kesuksesan yang tak tertandingi.